Supaya Gambar di Halaman Web Tidak Pecah

Adakalanya kita ingin menampilkan gambar di halaman web dengan ukuran yang lebih besar dari gambar asli. Biasanya cara pertama yang orang lakukan main di tag htmlnya diset width dan height nya seperti ini <img src=”nama_file_gambar” width=”sekian” heigth=”sekian”>, atau cara kedua diset lewat css <img src=”nama_file_gambar” style=”width: sekian; height: sekian”>. Kedua cara itu akan menyebabkan gambar yang akan tampil di web menjadi pecah dan otomatis memperlambat proses loading halaman.

Php menyediakan fungsi yang gampang untuk memperbesar gambar di web dengan kualitas gambar yang mirip dengan gambar aslinya. Manfaat lainnya juga proses menampilkan gambar lebih cepat dibandingkan jika kita menset width dan height di html.

Begini scriptnya :

<?php

$file = “nama_filenya”; // nama file gambar yang spesifik
header(‘Content-type: image/jpeg’) ;
list($width, $height) = getimagesize($file) ; // ambil lebar dan tinggi dari gambar asli disimpen di variabel $width dan $height

$width_kanv = 300; // lebar image keinginan kita

$height_kanv = 300; // tinggi image keinginan kita

$kanv = imagecreatetruecolor($width_kanv, $height_kanv) ;
$image = imagecreatefromjpeg($file) ;
imagecopyresampled($kanv, $image, 0, 0, 0, 0, $width_kanv, $height_kanv, $width, $height) ;
imagejpeg($kanv,”, 100) ; // 100 ini setting kualitas gambarnya, artinya 100%

?>

Untuk menggunakan script tadi di halaman web kita tinggal masukan link file yang berisi script tadi ke dalam link image halaman web kita. Misal kita menyimpan script tadi di file yang bernama modifImage.php. Simpan file modifImage.php di folder yang sama dengan file2 gambar misal folder gambar. Untuk menampilkan gambarnya kita tinggal memasukan script <img src=”alamat_web_server/gambar/modifImage.php”>.

Untuk modifikasi lebih lanjut, misal kita ingin gambar yang ditampilkan tidak default sama dengan file gambar yang ditentukan pada variabel $file pada file modifImage.php. Caranya modifikasi sedikit file modifImage.php, ubah :

  • Awalnya $file = “nama_filenya”; // nama file gambar yang spesifik ganti menjadi $file = $_GET["nama_file"];
  • Awalnya $width_kanv = 300; dan $height_kanv = 300; ganti menjadi $width_kanv = $_GET["lebar"]; ganti menjadi $height_kanv = $_GET["tinggi"];
  • Setelah file modifImage.php diganti, gambar siap ditampilkan. Kita bisa memanggil dengan script <img src=”alamat_web_server/gambar/modifImage.php? nama_file=nama_file_gambarnya_misal.jpg& lebar=400&tinggi=400″> nilai dari nama_file, lebar, dan tinggi bisa kita ganti-ganti tanpa perlu mengedit file modifImage.php lagi.

-

Mudah kan…

Saddam Kietyongyuth – Next Champion

Buat temen-temen yang suka beladiri, spesial tinju mungkin pernah denger nama Saddam Kietyongyuth. Saddam ini punya basic seorang petarung sejati, postur tubuhnya ideal untuk seorang fighter jarak dekat tapi juga tetep berbahaya ketika bertarung jarak jauh. Basic beladirinya thaiboxing thailand, yang dilanjutkan ke dunia tinju. Belum banyak media yang mempublikasikan prestasi dan pertarungan-pertarungannya (bahkan belum ada kali ya). Tapi kalau berdasarkan analisa dan feeling kayaknya saddam ini akan menjadi juara dunia di kelasnya, sekedar info sampai saat ini rekornya 15 kali menang tanpa sekalipun kalah atau seri, 11 diantaranya menang dengan KO.

:-?

Kalau tak prediksi saddam bakal jadi next champion, mungkin ga lama sekitar 2 tahun lagi atau kurang dari itu. Keunggulan mas saddam ini ada di kemampuan teknik dan fighting spiritnya, semangat ga pernah menyerah, tak terlihat takut, dan fokus ketika bertanding. Fighting spiritnya keliatan sekali loh dari matanya, waktu pertandingan dimulai matanya langsung fokus dan tajem.

Best Effort atau QoS?

Best Effort mendeskripsikan network yang mengirimkan paket data dengan variable “bit rate” dan waktu pengiriman yang tidak tentu, parameter “bit rate” dan waktu pengiriman didasarkan pada traffic load jaringannya. Best Effort juga bisa diartikan usaha jaringan untuk mengirimkan paket data semaksimal mungkin (bisa dalam arti sebanyak-banyaknya) tanpa memperhitungkan dan menjamin apakah paket data tersebut diterima oleh host tujuan. IP (Internet Protocol) merupakan contoh protocol yang bertipe best effort. Pada perkembangannya untuk aplikasi tertentu “Best-Effort” tidaklah cukup, karena itu diperlukan juga mekanisme lain yang disebut QoS (Quality of Service).

Aplikasi internet sekarang ini hampir semuanya adalah Best Effort.

Contoh protocol yang tidak sekedar bertipe “Best-Effort” tapi juga mensupport jaminan kualitas (QoS) yaitu :

· ATM (Asynchronous Transfer Mode)

· Frame relay

Contoh protocol yang bertipe “Best-Effort” saja yaitu :

· UDP (User Datagram Protocol) pada transport layer

Dua hal yang sering orang salah kaprah adalah hubungan “Best-Effort” dengan unreliable, dua hal itu tidak ada hubungannya. “Best-Effort” itu berhubungan dengan QoS, kebalikan “Best-Effort” adalah Qos. Sedangkan untuk unreliable kebalikannya adalah reliable. Reliable adalah sifat yang dapat dipercaya, dapat diandalkan. Reliable adalah kepastian bahwa data yang dikirimkan akan sampai pada penerima.

Wah ada kesimpulan yang menarik dari pembahasan tadi, ternyata “Best-Effort” juga tidaklah cukup. Ini juga bisa dianalogikan pada kehidupan kita sehari-hari. Berusaha mati-matian untuk mencapai tujuan tidaklah benar juga kita perlu QoS untuk mengevaluasi kerja. Evaluasi ini bukan hanya difokuskan pada pencapaian tujuan yang ingin kita capai saat itu, tapi juga terhadap hal-hal lain diluar tujuan yang sedang kita upayakan tersebut. Bingung ya.., begini kalau dalam router modern ada istilah protokol diffServ yang merupakan mekanisme QoS router, diffServ akan mengelompokkan data yang dikirim berdasarkan tipe aplikasinya. Kemudian akan dianalisa mana sih yang paling penting dan paling urgent, dan yang paling mendesak. Gitu juga manusia, mesin aja begitu, masak manusia yang parameter tak terduganya lebih banyak cuma menggunakan mekanisme “Best-Effort” ketika berusaha mencapai tujuannya.

Ketika kita sedang berupaya mati-matian dalam mengejar sesuatu kita juga harus mencoba menengok ke belakang, ke samping, atau ke depan. Manusia bukan kucing atau binatang, kita punya otak untuk berpikir apa sih sebenarnya yang ingin kita capai.

Yang nulis juga belum bisa mempraktekan mekanisme QoS yang baik dan benar dalam kehidupan, buktinya lulus kuliahnya telat hehe. Yang penting kita berusaha terus yah, evaluasi begini kan juga mekanisme QoS :D

Mencoba Berekspresi dalam Tulisan

Alhamdulillah akhirnya setelah sekian lama akhirnya diberi pencerahan juga buat mengekspresikan pikiran dan uneg2 ke dalam blog. Tulisan yang pertama ini cuma sekedar say hallo dan pembuka aja. Ayo kita mencoba berkarya!